Senin, 4 November 2019, seperti biasa melaksanakan upacara bendera. Dalam upacara bendera kali ini disisipkan pelantikan OSIS dan MPK periode 2019/2020. Sebelum pelantikan di sekolah, anak-anak OSIS periode ini telah mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di SMP Strada Slamet Riyadi pada tanggal 25-26 Oktober 2019. SMP Strada Cabang Tangerang hingga saat ini masih solid dan kompak melaksanakan LDK bersama. Peserta LDK OSIS tahun ini agak berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Tahun ini SMP Strada Cabang Tangerang bertambah satu unit lagi yaitu SMP Starda Yos Sudarso. Peserta lainnya adalah SMP Strada Santa Maria I, SMP Strada Santa Maria II, SMP Strada Slamet Riyadi, SMP Strada Bhakti Nusa, dan SMP Strada Bhakti Mulia.
![]() |
![]() |
“Semangat pagi! Semangat pagi!”, seru Ibu Tatiana Suharmi selaku pembina upacara pada hari ini. Beliau terdiam sejenak karena ada beberapa anak yang kurang tertib. Naluri sebagai guru secara otomatis keluar. “Anak-anak, mengikuti upacara dengan tertib dan hikmat merupakan salah satu bentuk atau wujud bela Negara. Maka dari itu, ikutilah upacara ini dengan sungguh-sungguh,” kata Ibu Harmi. Setelah menegur, Beliau melanjutkan amanat kembali. Ucapan terima kasih untuk OSIS dan MPK sebelumnya yang telah bekerja keras untuk sekolah dan ucapan selamat untuk OSIS dan MPK periode ini supaya bekerja dengan keras lagi.
![]() |
![]() |
Beliau juga menambahkan beberapa hal dan persiapan yang dilakukan sekolah untuk menuju sekolah adiwiyata. Beberapa persiapan yang dilakukan dan sudah terealisasi adalah pembangunan tiga unit gazebo, adalah salah satu fasilitas dengan ruang-ruang terbuka sebagai alternatif tempat berkumpul dan melakukan kegiatan santai bersama anggota keluarga lainnya, banyak juga yang menyebut saung karena digunakan untuk tempat santai. Kuncinya adalah suasana alami, keakraban, kenyamanan dan keindahan. Ini cocok dengan kata Gazebo yang berasal dari kata gaze (Inggris) artinya memandang, dan ebo (Latin) artinya ke luar, sehingga maknanya kurang lebih menjadi tempat untuk memandang ke luar, aquaponik, adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik Dalam akuakultur yang normal, ekskresi dari hewan yang dipelihara akan terakumulasi di air dan meningkatkan toksisitas air jika tidak dibuang. Dalam akuaponik, ekskresi hewan diberikan kepada tanaman agar dipecah menjadi nitrat dan nitrit melalui proses alami, dan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi. Air kemudian bersirkulasi kembali ke sistem akuakultur, dan hidroponik, adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. Oleh sebab itu, perlu dukungan dari seluruh warga yang ada di sekolah dengan cara menjaga tingkah laku dalam hal meletakkan atau membuang sampah. Harapannya, setiap lantai hanya ada satu tempat sampah. Diharapkan juga semua warga sekolah mengurangi pemakaian sterefoam dan penggunaan plastik untuk mendukung atau menuju sekolah adiwiyata.
![]() |
![]() |







Recent Comments