SMP Strada Slamet Riyadi sukses memperoleh penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2024 berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 1233 tahun 2024. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Drs.Aloe Dohong, M.Sc.PhD, Staf Ahli Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi, Kepala P2SDM KLHK serta Dewan Pertimbangan PBLHS pada tanggal 2 Oktober 2024 di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.

Penghargan Sekolah Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang telah berhasil melaksanakan Gerakan PBLHS di sekolah. Gerakan PBLHS telak dilaksanakan dengan keikutsertaan seluruh warga sekolah meliputi orang tua, siswa, guru dan karyawan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

 

       

Dengan keberhasilan sekolah SMP Strada Slamet Riyadi mendapatkan penghargaan yang sebelumnya mendapatkan Adiwiyata Kota, Adiwiyata Provinsi dan Adiwiyata Nasional memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk selalu bersama-sama mewujudkan sekolah yang berbudaya dan peduli lingkungan hidup.

Banyak kegiatan yang sudah dilakukan warga sekolah bersama-sama dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekolah antara lain pembiasaan kegiatan JUSIH(Jumat Bersih), Makan Sehat Tanpa Plastik sekali pakai dan Sterofoam, Kegiatan pembuatan Eco Enzim, pupuk cair, dan pupuk padat yang dapat digunakan salah satunya pupuk organik untuk tanaman yang ada di sekolah, kantin sehat, green house yang terus digunakan sebagai tempat pembibitan tanaman, hidroponik yang dilakukan prosesnya siswa-siswi dari pembibitan sampai pada pemanenan

 

 

Inovasi dalam pengolahan sampah menjadi barang yang dapat digunakan kembali juga telah dilakukan antara lain membuat eco break dari botol bekas, pot tanaman sekolah dari botol bekas air mineral, pembuatan eco print, pembuatan pupuk organic, pembuatan handsanitezer yang memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekolah dan masih banyak lagi.

Kegiatan-kegiatan kepedulian lingkungan sekolah yang melibatkan warga sekolah akan tetap dan terus diusahakan untuk dilakukan sebagai wujud pendidikan karakter bagi siswa dan seluruh warga sekolah.

Sebarkan artikel ini